Pencarian


Rilis Berita Lele


Budidaya Lele
Belum ada judul


Berita dari Lelekita
Belum ada judul


Pusat Data
Belum ada judul


Agribisnis
Belum ada judul


Sosial Ekonomi
Belum ada judul

Lele Konsumsi » Cara Pembesaran Ikan Lele

Cara Pembesaran Ikan Lele

Banyak sistem yang sudah dipakai dan dipublikasikan oleh para peternak-peternak ikan lele di Indonesia, dan itu adalah kisah sukses dari masing-masing individu. Kami pun juga punya cara pembesaran yang kami pergunakan di kolam pembesaran kami. Sekali lagi, bahwa cara ini mungkin bukan cara yang paling benar, tetapi kami hanya mencoba untuk sharing dengan pembaca sekalian.

Pembesaran ikan lele yang kami lakukan melalui 3 tahap :
  1. Tahap pengkondisian air kolam
  2. Tahap ikan bibit
  3. Tahap ikan konsumsi
1. Tahap Pengkondisian air kolam
Sebelum bibit disebar air kolam untuk ikan lele harus dikondisikan agar sesuai dengan persyaratannya. pH air kolam berada pada kisaran 8-9 (sifat basa), jasad renik telah tumbuh dan hidup didalamnya sebagai sumber pakan alami ikan, suhu air pada kisaran 23 – 24C. Tahapan pengkondisian air kolam ini menggunakan pupuk organik cair dan bahan alami kotoran kambing. 
Kolam untuk tebar bibit yang kita pakai adalah kolam terpal dengan ukuran 4x7 m

Dibutuhkan waktu sekitar 6-8 hari untuk diperoleh kondisi air kolam yang ideal.
  • Isi air di kolam dengan air sumur sampai dengan tinggi 45cm
  • Masukkan kotoran kambing sebanyak 2 karung, dengan berat masing-masing karung 4kg kotoran kambing. Kotoran kambing yang didalam karung biarkan mengapung dalam kolam. Biarkan selama 2 (dua) hari
  • Setelah dua hari, siapkan pupuk organik untuk kolam, 50 ml pupuk cair, dicampur dalam setengah ember air sumur, dan disiramkan secara merata. Biarkan lagi air kolam selama 4 -5 hari
  • Setelah itu angkat kotoran kambingnya dan buang atau bisa digunakan sebagai pupuk tanaman. 
  • Warna air akan hijau kecoklatan, tetapi masih terlihat bening dan nampak banyak jasad-jasad renik makhluk air kecil di air tersebut.
  • Bibit siap untuk disebar di sore harinya.
2. Tahap bibit
Tahap bibit yang dimaksud disini adalah tahapan penyebaran bibit sampai dengan seleksi/sortir. Memakan waktu 4 minggu dari tebar bibit.
Tebar bibit kita lakukan sore hari, atau bahkan malam hari agar didapatkan suhu air yang stabil
  • Bibit yang kita pakai berukuran 3-4 dengan jumlah 15.000 dalam kolam ukuran 4x7 m, atau dengan kepadatan sekitar 550 ekor per m2. 
  • Pemberian pakan baru kita berikan setelah 2 hari tebar bibit, hal ini untuk membantu ikan beradaptasi dengan lingkungannya yang baru.
  • Pakan diberikan sebanyak 6-7% dari massa/berat ikan. Intensitas 3-4 kali pemberian pakan (pukul 08.00, 18.00 dan 22.00). Kadar protein pakan ikan sebaiknya diatas 30%.
  • Proses tahap bibit ini berjalan selama 4 minggu dengan penambahan air sebanyak 5 cm/minggu.
  • Setelah 4 minggu kita lakukan sortir (diharapkan jangan telat melakukan sortir karena seiring dengan tambah besarnya ikan, tingkat kepadatan semakin padat)
  • Hasil yang umum dari sortir kami adalah sekitar 70% ikan dengan ukuran 12 (terbanyak), 20% ukuran 9-11 dan sisanya diatas 12.
  • Ikan yang telah seragam (ukuran 12) kita pindahkan dalam kolam ikan kosumsi, sedang sisanya juga kita pindahkan dalam kolam-kolam lain.
  • Kolam benih sudah bisa dtebar benih baru lagi.
3. Tahap ikan konsumsi
Kolam ikan konsumsi kita menggunakan kolam batako diplester dengan luas beragam dari 4x8, 6x8 dan 7x11. Ikan dengan ukuran terbanyak hasil sortir diatas kita masukkan dalam kolam besar ukuran 7x11 dengan ketinggian air 70cm, dimana 1/3 dari air kolam tersebut diambil dari air kolam benih. Kepadatan yang didapat sekitar 150-200 ekor/m2. Ikan-ikan hasil sortir yang lain dimasukkan dalam kolam-kolam yang lebih kecil.

Ikan dipelihara dalam waktu 6-7 minggu dengan pemberian pakan 6% dari massa/berat ikan, intensitas pemberian pakan 3-4 kali. Setelah 6-7 minggu kita dapat memanen ikan sekitar 1 - 1.2 ton dari hasil kolam besar dengan ukuran ikan 6-8 ekor/kg. Ikan yang masih belum masuk dalam ukuran ikan konsumsi, kita oelihara lagi dengan ikan hasil sortir yang kecil, dan dapat kita panen lagi 2 minggu kemudian sebanyak 5-6 kwintal.

 



Lele konsumsi ukuran 10 - 11 ekor/kg, untuk pasar yg membutuhkan dikisaran ukuran tersebut.
Lele pembesaran, keseragaman ukuran sangat penting untuk mendapatkan hasil maksimal
Kolam semen untuk pembesaran sampai dengan panen
Kolam pembesaran ukuran 5 x 8 m diisi dengan ikan hasil sortir dari kolam bibit
Kolam terpal diatas tanah ukuran 4 x 7 m untuk diisi bibit (kolam bibit)

Komentar

Rahmad Sabtu, 27 Oktober 2012 (22:47)
lele special yang enak di konsumsi, ukuran berat seberapa bang? mohon info ya bang mau bukak restorant lele nih

Komentar

2012 © lelekita.com | FAQ | Disclaimer